• KIPAS 210 ( Kekeluargaan Ing Paseduluran Anak Silat 210 )

    KIPAS 210 (Kekeluargaan Ing Paseduluran Anak Silat 210) merupakan wadah dari anggota PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Rayon Jurug 04, untuk berbagi suka duka dalam memperdalam dan mengembangkan cakrawala pengetahuan tentang ke-SH-an sebagai pedoman hidup,bermasyarakat dan berorganisasi.

  • PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate)

    manusia dapat dihancurkan, manusia dapat dimatikan (dibunuh) tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu setia pada hatinya sendiri atau ber-SH pada diri sendiri. Tidak ada kekuatan apapun diatas manusia yang bisa mengalahkan manusia kecuali kecuali kekuatan yang dimiliki oleh Tuhan Yang Maha Esa.

  • IPSI( Ikatan Pencak Silat Indonesia )

    1. Kami pesilat Indonesia adalah warga negara yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur. 2. Kami pesilat Indonesia adalah warga negara yang membela dan mengamal-kan Pancasila dan Undang -Undang Dasar 1945. 3. Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang mencintai bangsa dan Tanah Air Indonesia. 4. Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang menjunjung tinggi persaudaraan dan persatuan bangsa. 5. Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang senantiasa mengejar ke-majuan dan berkepribadian Indonesia. 6. Kami pesilat Indonesia adalah kesatria yang selalu menegakkan kebe-naran, kejujuran dan keadilan. 7. Kami pesilat Indonesia adalah kesatria yang tahan uji dalam mengha-dapi cobaan dan godaan.

  • GENERASI GHUROBA KIPAS 210

    Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Muhammaad bin Abdurrahman Abu Al Mundzir At Thufawi dari Sulaiman Al A'masy dia berkata , telah menceritakan kepadaku Mujahid dari Abdullah bin Umar RA Dia berkata, "Rosullullah صلى الله عليه وسلم pernah memegang pundak ku dan bersabda: `Jadilah kamu di dunia ini seakan akan orang asing (Ghuroba) atau seorang pengembara`. Ibnu Umar juga berkata; Bila kamu berada di sore hari, maka jangan kamu menunggu datangnya pagi hari, dan bila kamu berada di pagi hari, maka jangan menunggu waktu sore, pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan hidupmu sebelum matimu". (HR. Bukhari).

MELALUI MEDIA INI KITA SALING BERBAGI SUKA DAN DUKA MENYAMBUNG TALISILATURAHMI YANG KEKAL ABADI,INI ADALAH WADAH DARI PSHT RAYON JURUG SEKERTARIAT KIPAS 210 (Kekeluargaan Ing Paseduluran Anak Silat 210)RANTING WONOSARI,CABANG KLATEN MELALUI MEDIA INI KITA SALING BERBAGI SUKA DAN DUKA MENYAMBUNG TALISILATURAHMI YANG KEKAL ABADI,INI ADALAH WADAH DARI PSHT RAYON JURUG SEKERTARIAT KIPAS 210 (Kekeluargaan Ing Paseduluran Anak Silat 210)RANTING WONOSARI,CABANG KLATEN




Ghurabaa` wa li ghairillaahi laa nahnil jibaa
Ghurabaa` war tadhainaa haa syi’aaran lil hayaah
In tasal ‘anna fa inna laa nubaali bith-thughaat
Nahnu jundullaahi dauman darbunaa darbul-ubaa
Ghurabaa`, ghurabaa`,
ghurabaaa` ghurabaa`
Lan nubaali bil quyuud, bal sanamdhii lil khuluud
Lan nubaali bil quyuud, bal sanamdhii lil khuluud
Fal nujaahid wa nunaadhil wa nuqaatil min jadiid
Ghurabaa` hakadzal ahraaru fii dunyal ‘abiid
Fal nujaahid wa nunaadhil wa nuqaatil min jadiid
Ghurabaa` hakadzal ahraaru fii dunya-al ‘abiid
Ghurabaa`, ghurabaa`,
ghurabaaa` ghurabaa`
Kam tadzaakarnaa zamaanan yauma kunna su’adaa`
Bi kitaabillaahi natluu-hu shabaahan wa masaa`
Ghurabaa`, ghurabaa`,
ghurabaaa` ghurabaa`
Ghurabaa` wa li ghairillaahi laa nahnil jibaa
Ghurabaa` war tadhainaa haa syi’aaran lil hayaah


Ghurabaa`, dan kepada selain Allah mereka takkan menunduk
Ghurabaa`, dan mereka telah rela Ghurabaa` sebagai syi’ar dalam kehidupan
Jika engkau bertanya tentang kami, maka kami tak peduli terhadap para taghut
Kami adalah tentara Allah selamanya, jalan kami adalah jalan yang sudah tersedia
Generasi Ghuroba'
Generasi Ghuroba'

Kami tak peduli terhadap rantai para taghut, sebaliknya kami akan terus berjuang
Kami tak peduli terhadap rantai para taghut, sebaliknya kami akan terus berjuang
Maka marilah kita berjihad, dan berperang, dan berjuang dari sekarang
Ghurabaa`, dengan itulah mereka merdeka dari dunia yang hina
Maka marilah kita berjihad, dan berperang, dan berjuang dari sekarang
Ghurabaa`, dengan itulah mereka merdeka dari dunia yang hina
Generasi Ghuroba'
Generasi Ghuroba'
Betapa sering saat kita mengenang hari-hari bahagia kita
Dengan Kitabullah kita membaca, di pagi hari dan di sore hari
Betapa sering saat kita mengenang hari-hari bahagia kita
Dengan Kitabullah kita membaca, di pagi hari dan di sore hari
Generasi Ghuroba'
Generasi Ghuroba'
Ghurabaa`, dan kepada selain Allah mereka takkan menunduk
Ghurabaa`, dan mereka telah rela Ghurabaa` sebagai syi’ar dalam kehidupan


Rosullullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

Pengertian dan penjelasan Al Ghuroba  berdasarkan hadits riwayat Muslim:




"Sesungguhnya Islam pertama kali muncul dalam keadaan asing dan nanti akan kembali asing sebagaimana semula, Maka berbahagialah orang orang yang asing 
(Al Ghuroba)" (HR. Muslim)

بَدَأَ الإِسلامُ غريبًا، وسَيَعُودُ غريبًا كما بدَأَ ، فطُوبَى للغرباءِ
“Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti saat kemunculannya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing”. (HR. Muslim)


Pengertian dan penjelasan Al Ghuroba  berdasarkan hadits riwayat Bhukari:
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَبُو المُنْذِرِ الطُّفَاوِيُّ عَنْ سُلَيْمَانَ الْأَعْمَشِ قَالَ حَدَّثَنِي مُجَاهِدٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْكِبِي فَقَالَ كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرْ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah, telah menceritakan kepada kami Muhammaad bin Abdurrahman Abu Al Mundzir At Thufawi dari Sulaiman Al A'masy dia berkata , telah menceritakan kepadaku Mujahid dari Abdullah bin Umar RA Dia berkata, "Rosullullah صلى الله عليه وسلم pernah memegang pundak ku dan bersabda: `Jadilah kamu di dunia ini seakan akan orang asing (Ghuroba) atau seorang pengembara`. Ibnu Umar juga berkata; Bila kamu berada di sore hari, maka jangan kamu menunggu datangnya pagi hari, dan bila kamu berada di pagi hari, maka jangan menunggu waktu sore, pergunakanlah waktu sehatmu sebelum sakitmu, dan hidupmu sebelum matimu". (HR. Bukhari)

Pengertian dan penjelasan Al Ghuroba  berdasarkan hadits riwayat Ahmad:

"Berbahagialah orang orang yang asing (Al Ghuroba), yaitu orang orang shalih yang berada di tengah orang orang yang berparangai buruk, Dan orang yang memusuhinya lebih banyak dari pada yang mengikuti mereka" (HR. Ahmad)

Pengertian dan penjelasan Al Ghuroba  berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majjah:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ  « إِنَّ الإِسْلاَمَ بَدَأَ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ ». قَالَ قِيلَ وَمَنِ الْغُرَبَاءُ قَالَ النُّزَّاعُ مِنَ الْقَبَائِلِ. قال الشيخ الألباني : صحيح دون قال قيل

“Sesungguhnya Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti saat  kemunculannya. Maka beruntunglah orang-orang yang asing (Al Ghuroba)”. Seseorang bertanya : “Siapakah orang-orang yang asing itu ya Rasulullah “Mereka yang “menyempal” (berseberangan) dari kaumnya”, jawab Rasulullah صلى الله عليه وسلم (HR. Ibnu Majah)

Pengertian dan penjelasan Al Ghuroba  berdasarkan hadits riwayat At Tirmidzi:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ  قَالَ «إِنَّ الدِّينَ بَدَأَ غَرِيبًا وَيَرْجِعُ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ الَّذِينَ يُصْلِحُونَ مَا أَفْسَدَ النَّاسُ مِنْ بَعْدِى مِنْ سُنَّتِى ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ



“Sesungguhnya Islam muncul dalam keadaan asing, dan akan kembali asing seperti saat  kemunculannya. Maka beruntunglah orang-orang yang terasing”. Seseorang bertanya : “Siapakah orang-orang yang asing itu ya Rasulullah ? “Orang-orang yang selalu memperbaiki (melakukan ishlah) di saat manusia merusak sunnah-sunnah ku (melakukan Bid'ah)”, jawab Rasulullah صلى الله عليه وسلم (HR. At Tirmidzi)


Pengertian dan penjelasan Al Ghuroba  berdasarkan hadits riwayat Thabrani:
فَقِيلَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَمَا الْغُرَبَاءُ؟ قَالَ :”الَّذِينَ يُصْلِحُونَ عِنْدَ فَسَادِ النَّاسِ





“Siapakah orang-orang yang terasing (Ghuroba) itu ya Rasulullah ? “Orang-orang yang selalu memperbaiki (amar ma’rur dan nahi munkar) di saat manusia dalam keadaan rusak (berbuat kerusakan dan melakukan Bid'ah)”, jawab Rasulullah صلى الله عليه وسلم (HR. Thabrani)
"Berbahagialah orang orang yang asing(Al Ghuroba), yaitu mereka yang mengadakan perbaikan(islah) ketika manusia rusak"






Manusia berbudi luhur adalah manusia yang baik, kehadiranya mampu menciptakan ketentraman, keamanan,kedamaian serta kebahagiaan lahir batin. Yang lemah merasa terlindungi dan yang kuat tidak merasa tersaingi. Manusia bisa di sebut baik bila perbuatan baiknya lebih banyak dari perbuatan buruknya walaupun selisihnya sedikit. Karena tidak ada manusia yang lepas dari dosa kecuali para utusan Tuhan. Mereka memang selalu di jaga dan di jauhkan dari perbuatan-perbuatan tercela agar di jadikan panutan umatnya.

Budi pekerti bisa menentukan nilai martabat manusia. Dan bila di tilik lebih lanjut berbudi luhur dapat di bedakan menajadi empat macam.

1. Berbudi Luhur kepada Tuhan

Kita harus yakin bahwa Tuhan menaruh embrio manusia kedalam kandungan ibunya, kemudian melahirkan ke alam dunia lalu membesarkan dan memberikan nikmat yang tak terhitung nilainya. Dia pula yang akan mematikan dan membangkitkanya nanti pada hari kiamat. Manusia selalu tergantung kepada Tuhan. Contoh-contoh kecil adalah ketidak mampuan manusia membuat setetes darah apalagi banyak. Ketidakberdayaan manusia menumbuhkan sel-sel daun pada satu pohon apalagi semua pohon. Ketidak tahuan pada bahan bakar matahari apalagi menyediakanya. Ilmu-ilmu jin dan manusia kalo di gabungkan tak akan lebih dari setetes air di samudera luas jika di bandingkan ilmu Tuhan. Maka kalau manusia mau berfikir sejenak pastilah ia merasa terpaksa atau sukarela untuk berterimaksih kepada Tuhan SWT. Ungkapan terimakasih kepada Tuhan bukan sekedar percaya kepadaNya. Bila manusia sekedar percaya tetapi tidak taat maka iblis akan lebih baik. Tentu saja iblis lebih baik, iblis lebih percaya kepada Tuhan dari pada manusia karena iblis pernah berdialog langsung dengan Tuhan tetapi tetap durhaka. Ungkapan terimaksih kepada Tuhan harus dinyatakan dengan perbuatan yaitu dengan memenuhi hak-hak Tuhan supaya Tuhan juga memenuhi hak-hak hambaNya.

2. Berbudi Luhur kepada Orang Tua dan Guru

Walaupun yang melahirkan manusia itu Tuhan (=ibu hanya mampu mengandung saja karena bila sudah tiba saat melahirkan maka ia tak akan mampu menahanya. Atau walaupun seorang ibu sedah ingin melahirkan tetapi kalau Tuhan belum menghandaki maka ia juga tak akan sanggup mengeluarkan bayinya. Bukti kekuasaan Tuhan ini, yaitu adanya ibu-ibu yang melahirkan saat sedang diperjalanan ke rumah sakit atau pada saat yang tidak di kehendaki ibu itu).Namun demikian jangan lupa bahwa ibu selalu menyambut kelahiran bayinya dengan rasa sakit dan darah, bahkan kadang-kadang bayinya di tebus dengan nyawa satu-satunya. Dan setelah putranya cukup umur maka ia menyerahkan kepada guru. Maka dari itu berterimakasih kepada orang tua dan Guru wajib.

3. Berbudi Luhur kepada Diri Sendiri

Memenuhi hak-hak jasmani dan rokhani dengan menjaga kesehatan makan makanan yang baik dan halal, menghindari makanan yang haram, miuman keras ganja , atau obat-obatan terlarang lainnya yang merusak saraf otak.

4. Berbudi Luhur kepada Semua Mahluk

Manusia adalah makluk sosial. Satu sama lain saling membutuhkan. Yang kaya membutuhkan tenaga yang miskin dan yang miskin memerlukan bantuan yang kaya, yang pandai memerlukan yang bodoh dan juga sebalikya.hal ini juga berlaku antar bangsa. Perbuatan baik dan buruk merupakan pantulan dari sifat seseorang. Maka orang yang bijaksana tidak akan merendahkan dirinya sendiri dengan menghina orang lain. Orang bijaksana selalu menjaga martabat dan kehormatanya dengan menyantuni orang lain terutama yang lemah.

Maka kalaupun harus terjadi tindak kekerasan tidak dapat di hindari, haruslah di sadari bahwa pendekar sejati tidak akan berangan-angan untuk menciderai tubuh maupun hati lawan. Kekerasan tadi hanyalah sekedar untuk memberi peringatan saja agar memiliki kesempatan bertaubat. Dan walaupun Tuhan mengijinkan membalas perbuatan yang jahat dengan kejahatan yang seimbang. Namun Tuhan juga menawarkan alternatif lain yang lebih baik yaitu memafkan karena memaafkan itu lebih mendekatkan kepada taqwa. Untuk itulah dalam Persaudaraan Setia Hati Terate mengajarkan kripen atau tehnik kuncian agar dapat mengalahkan lawan tanpa harus melukai apalagi sampai membunuh. Saling membunuh tanpa sebab yang dibenarkan sangatlah berat sangsinya apalagi sesama manusia.

Sedangkan contoh berbudi luhur kepada tumbuh-tumbuhan adalah tidak merusak lingkungan hidup. Bila menebang pohon di hutan harus di adakan reboisasi atau penanaman kembali.,
Berikut Kutipan-Kutipan Mutiara dari PSHT atau petuah-petuah dari PSHT :
1. Sephiro Gedhening Sengsoro Yen Tinompo Amung Dadi Coba" yang berarti sebesar apapun penderitaan apabila diterima dengan hati yang ikhlas maka hanya akan menjadi cobaan semata.
2. "Manusia dapat dihancurkan, manusia dapat dimusnahkan dan manusia dapat dimatikan,akan tetapi manusia tidak dapat dikalahkan selama manusia itu masih berpegang teguh pada dirinya atau tetap setia pada hati nuraninya sendiri.
3. "Olo Tanpo Rupo Yen Tumandhang Amung Sedelok" yang artinya setiap kesusahan, keburukan, dan masalah-masalah apabila dijalani dengan senang hati maka akan hanya terasa sebentar saja.
4. "Tega Larane, Ora Tego Patine" artinya bahwa orang SH Terate itu berani untuk menyakiti seseorang namun hanya kalau dengan niat untuk memperbaiki bukan merusak.
5."Sak Apik-apike Wong Yen Aweh Pitulung Kanthi Cara Dedhemitan" artinya adalah sebaik-baik manusia adalah orang yang memberi pertolongan secara sembunyi-sembunyi.
6. "Suro Diro Joyo Diningrat Lebur Dening Pangastuti" artinya segala kesempurnaan hidup ( Kesaktian, Kepandaian, Kejayaan, dan Kekayaan ) dapat diluluhkan dengan budi pekerti yang luhur.
7. "Satria Ingkang Pilih Tanding" artinya adalah Kestria yang hanya mau melawan orang yang mampu menghadapinya, bukan orang yang lebih lemah daripadanya.
8. "Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake" artinya berani tanpa harus ada kawan dan dapat menang tanpa harus merendahkan lawan.
9. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan" artinya jangan sakit hati bila musibah menimpa dirinya dan jangan bersusah apabila kehilangan sesuatu.
10. . "Ojo Seneng Gawe Susahe Liyan, Opo Alane Gawe Seneng Liyan" arinya jangan suka membuat orang lain bersusah dan tiada buruknya membuat bahagia orang lain.
11. "Ojo Waton Ngomong Ning Yen Ngomong Sing Gawe Waton" artinya jangan hanya sekedar bicara, namun apabila bicara harus bisa dibuktikan.
12. "Ojo Rumongso Biso Ning Sing Biso Rumungso" artinya janganlah merasa paling bisa namun sadar diri atas apa yang dapat dilakukan orang-orang disekitar kita.
13. "Ngunduh Wohing Pakarthi" artinya adalah siapa yang berbuat pasti akan menerima hasil perbuatanya.
Itulah Kutipan-Kutipan Mutiara dari PSHT atau petuah-petuah dari PSHT. Semoga bermanfaat

Seorang bertanya mengapa dengan kekerasan, tendangan, pukulan jika kalian ingin mengSHkan orang?
ia menjawab, “tak akan jadi pedang yang tajam menebas pohon yang merintang dijalan tanpa besi yang disepuh dan ditempa.

tak semua pukulan dan tendangan adalah pendidikan kekerasan, kami tahu untuk jadi kuat, tulang dan pikiran serta hati mereka harus selaras lepas dari program otak yang melemahkan mental karena mengakses rasa takut.

Tendangan dan pukulan itu bak terpaan sang empu untuk besi sampai menemukan inti besi yang tajam. Sampai mereka menemukan inti diri yang berkilau tajam.
Seberapa tajam mereka, sementara setia hati itu tentang kelembutan?
ia menjawab “lihatlah lembutnya angin, tapi kelembutanya bisa membuat ombak dan meruntuhkan pohon yg kokoh.

apa mereka hebat?
ya mereka hebat,
Kebal senjata bukanlah sakti, tapi rasa takut mati yang bermantra. Sementara kami sudah berkalung mori.
Memenangkan perkelahian tak selamanya disebut kejayaan, tapi kebanggan yang menjadi racun karisma kehormatan budi pekerti. Sementara kami mampu mengalah menyerakan kepuasan merasa menang pada lawan agar tiada permusuhan.


Tips Hebat PSHT Cara Memprogram Tempat Latihan Dengan Kecerdasan Spirtual

Yang paling sering ada didalam benak pelatih PSHT adalah bagaimana PSHT memiliki tempat latihan yang bersinar dan bisa membuat aktifitas latihan bisa berkembang dan memiliki daya tarik yang sangat luar biasa.

Bekal dari petunjuk para pelatih senior yang selalu membuat saya penasaran menguak kekuatan pikiran dan hati, mengajak keyakinan diri berjalan menelusuri hati yang ternyata menyimpan harta karun yang sangat luar biasa.

Jujur saja sejak awal jadi siswa saya terus ingat dengan kata pelatih saya untuk wisata ruhani, berjalan dengan pengetahuan dan bekal keyakinan akan diri ini adalah maha karya tuhan yang agung.

Diri ini adalah miniatur semesta alam yang segalanya ada didalamnya.
Saya tertarik dengan yang namanya ilmu diri, sesuatu yang semakin dibuka semakin memuat percaya diri dan adanya tuhan yang maha perkasa.

Bagiku spiritual bukan untuk orang tertentu, atau mungkin sebuah hal yang sangat mistis. Tidak jawabanya, spirtual adalah kebutuhan dan juga aktifitas tercerdas dalam kehidupan. Yang akan mengeluarkan motivasi hidup dan membuat kita bisa menikmati bahwa diri ini dirancang tuhan seperti tehnologi sangat sangat cangih.

Dan malam hari ini saya mau berbagi tips latihan dengan talenta diri kita sendiri, ilmu alam kita sendiri.

1. Jadilah warga yang punya hati yang mampu diterima disemua golongan, belajarlah menjadikan siapapun adalah sahabatmu. Tidak memandang perguruan, aliran, status atau golongan.
Musuh anda bukan orang diluar anda, tapi musuh anda adalh dirimu sendiri. Yang membuat kamu terhina, jatuh dan kalah bukan siapa-siapa tapi perasaanmu sendiri yg masih sempit.
jiwa universal akan membuatmu bijaksana dan disanalah pusat potensi kecerdasan dan pengetahuan secara alami.

2. Doakan dengan hikmah, adik-adik kita, sesepuhmu, saudara-saudaramu ketika dilatihan. Karena doa adalah terhubungnya jiwa secara langsung kepada tuhan semesta alam. Keadaan ini membuat tempat latihan anda dipadati dengan energi sari pati alam yg membuat jauh dari mala petaka dan berion sejuk memantul kedalam perasaan orang disekitarnya yg pernah melihat tempatmu latihan.

3. Setiap latihan adakan keruhanian yg membicarakan kebaikan, keluarkan daya yg sangat mempengaruhi otak yg ada disana dari hatimu yang tulus dan tenang agar energi permusuhan, doktrin kebencian, dan sifat yang negatif perlahan lebur bersama terbukanya hati mereka oleh panduanmu. Hal ini membentuk zat alam sebagai tempat yg otomatis orang masuk kesana membawa kegundahan, masalah, amarah akan redup dangan sendirinya karena tersentuh oleh vibrasi getaran zat tersebut. Sehingga orang yang duduk disana akan betah dan damai.

4. Satukan hatimu dengan siswa dan pelatih dengan jabat tangan yang tulus dan cinta, bertemunya energi tubuh lewat jabatan tangan tadi akan menghasilkan hidropin kedalam otak dan otak akan memancarkan gelombang elektromagnetik yg membuat orang disekitarnya, alam bawah sadarnya secara tidak langsung mencari dan berada di zona kekuatan yg dihasilkan oleh energi jabatan tangan persaudaraan yg tulus tadi.

5. Atur dan program pikiran siswa untuk tidak hanya merasakan tendangan dan pukulan, yg membuat mereka jenuh dan lelah siklogiya. Agar kuat arahkan kerja otak mereka pada proses metafisika dalam olah raga, bahwa setiap pukulan akan sakit didalam organ tubuh tapi tekanan pukulan ternyata memprogram otak agar nafas dan oksigen dalam tubuh melancarkan darah dan memproses kedalam otot serta saraf serta tulang kembali pada posisi relaxsasi sehingga pemompaan jantung tepat menguatkan setiap otot yg sangat kuat melindungi oragan tubuh. Pengetahuan ini akn mempermudah tingkat semangat siswa, dan memproduksi energi secara maksimal. Sehingga akan membuat proses latihan anda tidak dipandang sebagi latihan yg hanya kekerasan dan benar terget kepelatihan tepat sasaran dengan hasil yang maksimal.


6. Bukalah dengan setenang mungkin mungkin dr awal dan ahkir latihan, karena mampu mensinergi antara kekuatan alam dan batin anda.
Keadaan ini akan membuat pelatih dan siswa tidak monoton, tapi penuh ispirasi, solusi, dan kreatifitas secara intuisi. Karena keadaan batin akan meluas.

7. Jagalah kewibawaan dan pola kedewasaan anda dihadapan siswa, semua aktifitas anda semua direkam oleh pikiran siswa. Dan itu adalah aktifitas yang tidak disadari bagian pembentukan karakter, karena pelatih memiliki daya tersendiri yang sangat berpengaruh didalam mindset siswa. Dalam setiap latihan sensor diri siswa sangat terbuka dan hanya fokus pada diri anda.

psht rayon jurug sekertariat KIPAS 210 Jangan pernah memanjakan siswa dalam berlatih karena memanjakan siswa dalam berlatih sama halnya membunuh siswa secara berlahan dalam pertarungan yang nyata," baca "ALASAN MENGAPA KITA BERLATIH DENGAN KERAS"
, ingatlah saudaraku bawahwa jiwa yang bijak tercipta dari derita hidup yang tak terperi sebagaimana alam telah mencotohkan pada kita tentang bangaimana emas,mutiara dan berlian itu tercipta hingga menjadikannya dimuliakan dan dicari banyak orang.

Mengapa kita masih memanjakan siswa kalau kita sendiri tau hidup diluar sana lebih keras dari pada kerasnya latihan, Mengapa kita harus takut kehilangan siswa kalau kita tau orang yang ingin menjadi calon saudara kita hanya sebatas itu tekat dan kemaunya untuk menjadi saudara kita, coba kita berfikir, “ kalau siswa baru diajak berlatih dan mental spiritualnya ditempa sedemikian rupa oleh kakak-kakak pelatihnya namun yang kita dapati seorang siswa tersebut memilih mengundurkan diri dari berlatih bersama atau mencari alasan-alasan untuk menghidar dari latihan lalu bagaimana kelak kalau sudah menjadi saudara kita nanti, bisa dipastikan akan tinggal diam kalau melihat saudaranya kesusahan bahkan pura-pura tidak mengetahuinya akan hal tersebut. Padahal kita sendiri tau bagaimana kerasnya kita berlatih sewaktu kita menjadi siswa,sakitnya ditandang dan dipukul,sesaknya nafas terengah-engah karena ausdower yang tak kunjung istirahat, harus slalu bilang hiya ketika mendapat perintah dari kakak pelatih atau senior.

Dan kita sendiri pun tau jiwa yang manja hanya akan menyusahkan saudara yang lain, ingatlah saudara ku hidup itu keras, maka keraslah pada diri sendiri agar hidup itu terasa lunak untuk kita jalani, dan ingatlah wahai adik-adik ku bahwa kerasnya latihan tidak ada apa-apanya dengan kerasnya hidup diluaran sana.

Kita tidak boleh mengatakan tidak selama berlatih karena Mas kalian hanya ingin Adik-adiknya teguh pendirian dan yakin terhadap dirinya sendiri, Mas kalian juga tidak menerima alasan apapun ketika kalian tidak masuk latian selama kaki bisa berjalan, mata masih bisa melihat, dan tangan masih bisa buat merangkak, karena Mas kalian hanya ingin Adik-adiknya agar menjadi pribadi yang tangguh bukan pribadi yang manja dan egois dengan mengambing hitamkan alasan-alasan yang ada.

Ingatlah kita ini praktisi beladiri dan kita tau kalau beradiri merupakan seni mempertahankan diri dengan cara menghindar,menangkis serangan, menyerang bahkan kalau terpaksa kita harus membunuhnya, didalam beladiri pencak silat yang kita cintai ini kita pun ditempa secara lahir dan batin untuk bertahan dalam segala hal, ingatlah adik-adik ku tentang sumpah setia serta ikrar yang kalian baca ketidah latihan berarakhir.

psht rayon jurug sekertariat KIPAS 210

I.    Pada hari Senin, 29 Aguts 2016, dimulai pkl.20.00 wib, telah dilakukan Musyawarah Antara warga Dk.Ngeseng,Jambu kulon,Ceper, dengan kelompok pengurus SH Terate yg dihadiri :

1). Perwakilan Pimp SH Terate  Cab.Klt Bp.Sarjono
2). Perwakilan Pimp.Ranting Ceper Bp.Andreyana beserta anggtnya a.l
    a.Nanung
    b.Ambar Supriyadi

3).Tokoh masyarakat.Dk.Ngeseng
    a. Bp.Subandi
    b.Jono W
    c. Ridho
    d. Sunarso

II.  Fakta
sehubungan Kejadian : Penganiayaan.
Waktu : Minggu  28 Agustus 2016 pkl. 23.00 Wib.
TKP : Jl. Dk. Ngeseng,Ds. Jambu kulon, Kec. Ceper,Kab. KKATEN.
Korban : RIDHO HAKIKI, 17 th, Islam, pelajar/ Smk muh. Delanggu kelas 3,Tt. Dk. Jetis Rt. 1, Ds. Klepu, Kec. Ceper, Kab. Klaten.
Saksi : 1. HARI AL PLOPOK, pelajar, Islam,Tt.Ds. palar, kec. Trucuk, kab. Kkaten.
2. INDRA SETIAWAN, Buruh, Islam, Dk. Besole, Ds. Klepu, Kec. Ceper, Kab klaten.
Amk : pada hari Minggu tanggal 28 Agustus 2016 sekira pukul. 20.00 Wib sewaktu korban berada di warung W milik sdr. SUMEK Tt. Dk. Ngeseng, Ds. Jambu kulon, kec. Ceper, kab. Klaten bersama - sama teman saya pada saat sedang ngobrol datang seorang laki - laki dengan ciri - ciri perawakan sedang,kulit putih,tinggi 170 cm, rambut ngombak hitam pendek,muka lonjong,mengendarai spm honda vario techno warna hitam no. Pol tidak di ketahui lalu orang tsb menghampiri korban sambil melotot fan saya tanya " kowe kok plorak plorok karo aku,aku duwe salah karo kowe opo " dan di jawab " sing plorak plorok ki sopo " lalu orang tsb mengambil krah korban sambil berkata " piye senggel opo piye dan di jawab korban yo ayo " setelah itu korban pulang tapi belum sampai rumah korban nui pelaku tsb di warung hik dekat stasiun ceper dan memastikan omongan pelaku tsb dan selanjutnya di pinggir kampung dk. Ngeseng, ds. Jambu kulon ,kec. Ceper. Kab klaten terjadi perkelahian 1 lawan 1 karena merasa teman pelaku banyak lalu ikut memukuli korban secara beramai - ramai dan korban berusaha menyelamatkan diri / lari. Akibat kejadian tsb. Korban mengalami tangan kanan terkilir dan bengkak,mulut bengkak,kepala bengkak,leher lecet serta pusing atas kejadian tsb korban berobat ke RS. Mitra medika klaten dan melaporkan kejadian tsb ke polsek Ceper.

III. Sehingga untuk menyikapi supaya masalah tsb tdk berkembang maka Polsek Ceper tlah mengdmbil Langkah -2 ,mempertemukan kedua kubu tsb , atas pertemuan tsb dn yg dimediatori Kapolsek , menghslkan Kesepakatan bhw :
Pihak I ( DENY FATUROHIM ):
    1.mengku terus terang terjd salah paham dg Rido Hakiki, shg terjd saling pukul.
    2.tidak ada unsur dendam,
    3.saling meminta maaf dn mslh dianggap tlah selesai
Pihak ke II (Ridho Hakiki ) :
    1.selelah mendngar ,ket.pihak I, ( Denny Faturohim ) tdk keberatan membr maaf.
    2.Mencabut Lap.Polisi (dianggap selesai )

Dump  Musyawarah tlah selesai pkl. 22.30 wib.

  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK PLAY
  • KLIK UNTUK PLAY
  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK PLAY DAN DOWNLOAD
  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK DOWOLOAD
  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK MEMBACA
  • KLIK UNTUK MELIHAT DAN MEMBACA
  • KLIK UNTUK MELIHAT
  • KLIK UNTUK MELIHAT

Chatting Temu Kangen Sedulur,
Salam Persaudaraan...!!!"